Video - Perjuangan Ibu Hamil Daerah Terpencil Mencapai Rumah Sakit, Ini Kosahnya

By Budi Waluyo 13 Sep 2017, 22:42:02 WIB

THE TARGET ---- Sisawah.

Dengan sepenggal galah mereka menyabung nyawa. Sungai Batang Sumpur yang berarus deras tak menyurutkan nyali warga di sana hanya untuk sebuah pengharapan, yaitu menyelamatkan seorang ibu muda yang mengalami kesusahan dalam melahirkan. Mira, Warga Jorong Subalin, Nagari Sisawah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, mengalami kesulitan melahirkan. Puskesri satu satunya yang ada di jorong itu sudah angkat tangan untuk menolongnya. Makanya Mira terpaksa dirujuk ke RSUD Tanah Badantuang.

Rasa sakit yang mendera Mira terpaksa harus ditahan lebih lama. Pasalnya, jarak Jorong Subalin menuju RSUD Tanah Badantuang bukanlah dekat. Apalagi kendaraan roda empat masih belum bisa menjangkau jorong itu. Satu satunya jalan yang bisa dilalui adalah menyeberang Batang Sumpur yang arusnya cukup deras. Apa bolah buat, meski harus bertaruh nyawa, demi lahirnya si buah hati. Mira kemudian digotong naik perahu untuk menjangkau Nagari Padang Laweh, satu satunya akses dekat dari Jorong Subalin menuju nagari tetangga.

Dari Padang Laweh, Mira baru bisa naik ambulance menuju rumah sakit. Hampir dua jam, Mira menempuh perjalanan, mulai dari Puskesri ditandu menuju pelabuhan perahu. Dari pelabuhan naik perahu galah menyusuri sungai Batang Sumpur menuju Nagari Padang Laweh. Dari Padang Laweh, Mira baru naik ambulan menuju Tanah Badantuang. "Untung saja selamat. Kalau ada apa apa, bagaimana saya harus mempertanggungjawabkan kepada masyarakat. Warga saya mengalami kesusahan, masa iya pak wali dam saja," ujar Walinagari Sisawah, Ervenely Dt. Paduko Sindo.

Menyangkut soal kondisi jalan yang tidak kunjung dibangun, Ervenely mengaku angkat tangan. Sudah tiap tahun dia memasukkan usulan melalui Musrenbang nagari dan Kecamatan. Malah usulannya selalu prioritas. Namun ia tidak habis mengerti hingga sekarang belum juga ada tndaklanjutnya. Malah Ervenely mengaku pernah juga mengajak walinagari Padang Laweh untuk bersama sama membuat usulan pembangunan jalan Sisawah-Padang Laweh, namun hasilnya baru nihil. "Kalau dana nagari jelas tidak mencukupi. Kalau cukup, sudah dari dulu kami bangun," kata walinagari murah senyum ini.
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Video Terbaru

View All Video